Khasiat Teh Hijau

10 07 2009

Kebiasaan minum teh, terutama teh hijau ternyata memiliki begitu banyak manfaat bagi tubuh kita.

Berikut ini adalah 27 macam manfaat teh hijau yang didasarkan pada berbagai hasil penelitian.

  1. Dapat mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi
  2. Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi
  3. Menurunkan kadar kolesterol
  4. Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati
  5. Menurunkan resiko terkena stroke
  6. Membantu tubuh dalam melawan virus (seperti virus influenza)
  7. Dapat menghambat penurunan fungsi syaraf
  8. Memperbaiki fungsi kognitif
  9. Bermanfaat bagi kesehatan gusi
  10. Mencegah sesak nafas
  11. Mengurangi stress
  12. Menghilangkan kelelahan dan keletihan
  13. Mampu mencegah timbulnya penyakit kanker
  14. Mampu mengendalikan pertumbuhan tumor
  15. Membantu penyembuhan penyakit kanker
  16. Membantu menurunkan berat badan
  17. Mengurangi resiko timbulnya radang sendi dan reumatik
  18. Berfungsi sebagai anti radang tenggorokan
  19. Mencegah osteoforosis
  20. Mencegah timbulnya alergi
  21. Melindungi lever
  22. Mencegah hepatitis
  23. Membantu menghalangi penyebaran virus HIV
  24. Mengurangi bahaya merokok
  25. Memperlambat penuaan
  26. Baik dikonsumsi untuk penderita diabetes
  27. Mampu mencegah keracunan makanan

    Sumber: www.nwipp-newspapers.com





MITOS SEPUTAR MAKANAN

10 07 2009

 

Chocolate Ice Cream

 

Anda sering kesulitan memilih makanan karena Anda tipe orang yang cenderung mudah menggemuk. Padahal sesekali Anda ingin juga bersenang-senang dengan menikmati kopi atau es krim.

Jangan kecewa dulu. Ada beberapa makanan yang nyatanya tidak sejahat yang kita pikirkan selama ini.

Keju mengandung asam linoleic, lemak yang baik untuk mengurangi resiko terkena penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Cobalah untuk mulai mengonsumsi Goat Cheese yang hanya mengandung 23 kalori / ons dan kurangi Cheddar Cheese yang mengandung hingga 114 kalori / ons.

Cokelat mengandung antioksidan yang juga dimiliki buah dan sayuran. Zat tersebut lagi-lagi dapat melawan penyakit jantung dan kanker. Dark chocolate adalah jenis yang paling baik karena kadar cokelatnya lebih banyak dari mentega dan gula. Hindari cokelat dengan isi yang bermacam-macam (misalnya kacang, kismis, mint, dll).

Es krim yang disajikan dalam cangkir hanya menyumbang 15 persen kandungan energi dan 10 persen kandungan lemak jenuh yang sebenarnya dibutuhkan seseorang. Maka tuduhan yang mengatakan es krim dapat membuat gemuk merupakan tuduhan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Kopi dengan kafein justru menjauhkan Anda dari gejala penyakit alergi dan meningkatkan daya konsentrasi. Jadi jangan takut lagi untuk minum kopi dengan kafein, asal dalam kadar yang cukup.

Kacang mengandung lemak tak jenuh yang menjauhkan Anda dari resiko penyakit jantung. Bahkan kandungan lemak tersebut membuat Anda selalu kenyang dan menghindari Anda mengemil macam-macam.

Jadi, jangan takut untuk bersenang-senang!





Langsing setelah melahirkan

20 06 2009

Saya seorang ibu dari seorang putra yang baru berusia 3 tahun, saat saya hamil dulu saya mengkonsumsi banyak sekali makanan ( karena saya mengandung anak pertama ) jadi setiap orang tua & saudara yang berkunjung pasti bertanya sebelumnya “ mau makan apa ?? “ yang lantas selalu di belikan oleh mereka, alhasil timbangan badan pun naik melambung menjadi 73 kg dari awalnya saya hanya berberat badan 53 kg.

Setelah anak saya berusia 3 tahun saat ini, tubuh saya masih bertengger di posisi 60 kg, yang mana masih kelebihan berat sekitar 7 kg lagi dari berat awal, dan lebih dari itu perut saya pun sudah tidak seperti dulu lagi, sekarang lemak bertumpuk di sekitar perut yang membuat saya pusing bagaimana menyembunyikannya jika sedang pergi ke pesta.

Saya melihat & menemukan JAVASLIM TEA & CAPSULE saat di pameran PPEI di PRJ Hall A bulan mei 2009 yang lalu, dan saya melihat brosur dan sedikit tertarik untuk mengkonsumsinya, namun saya masih harus pikir – pikir dulu sebelum konsumsi karena takut tidak memberi efek bagi saya seperti produk yang sudah saya konsumsi sebelumnya, jadi saya hanya meminta kartu nama dan brosurnya saja untuk saya pelajari.

Seminggu setelah pameran tersebut, saya menghubungi call center yang tertera di kartu nama, dan saya lumayan banyak bertanya mengenai cara pelangsingan tubuh yang baik dan benar. Dan akhirnya saya memutuskan untuk membeli produk JAVASLIM TEA & CAPSULE dan langsung mengkonsumsi.

Kini setelah habis 1 paket tersebut saya kembali mengukur tubuh saya dan hasil yang saya dapatkan menakjubkan, di bagian lingkar perut saya yang tadinya 99 cm kini  menjadi 85 cm ( artinya menyusut sekitar 14 cm ) dan dibagian pinggang menyusut 1 cm, timbangan badan pun berkurang 1,5 kg dari sebelumnya.

Terima kasih JAVASLIM TEA & CAPSULE, kini celana jeans yang menjadi favorit saya sudah bisa saya gunakan kembali karena perut saya tidak lagi buncit.

 

Ibu Tika – bekasi





Kiat Hindari Obesitas

28 05 2009

1. Jangan yang digoreng
Masaklah mi dalam air, jangan digoreng. Begitu juga dengan nasi. Sajikan nasi yang ditanak/dikukus, jangan yang digoreng. Memilih daging juga lebih baik yang dipanggang.

2. Kunyah perlahan
Kunyahlah makanan secara perlahan-lahan dan cobalah menikmati makanan sewaktu berada dalam mulut. Dengan demikian akan menyebabkan lambung cepat kenyang dan membantu mencegah makan terlalu banyak. Nasihat lama yang masih boleh diikuti, kunyahlah makanan setidaknya 32 kali sebelum menelannya.

3. Ambil sedikit
Ambillah makanan pertama sedikit mungkin ke dalam piring Anda. Tambah sedikit demi sedikit bila masih lapar. Cara ini dilakukan agar Anda tidak merasa terpaksa harus menghabiskan makanan yang sudah berada di piring.

4. Tinggalkan meja setelah selesai
Diimbau untuk segera meninggalkan meja makan setelah selesai dan jangan dilanjutkan dengan
mengobrol. Ini dilakukan untuk menghindarkan diri dari iseng atau keinginan ngemil dan mengambil makanan dari sana-sini sehingga tak terasa perut menjadi terlalu kenyang.

5. Hindari kadar gula dan lemak tinggi
Hindari makanan berkadar gula dan lemak tinggi seperti cake cokelat, kue-kue (pastries), lemak hewan, mentega, fullcream milk, jeroan, dan lain-lain.

6. Konsumsi banyak buah
Mengonsumsi banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan karbohidrat dapat menjaga jumlah kalori yang masuk agar sesuai dengan kebutuhan.

7. Waspadai minuman bersoda
Anak-anak yang mengonsumsi minuman ringan bergula berisiko tinggi mengalami kegemukan.
Laporan para peneliti Amerika yang diterbitkan oleh The British Medical Journal The Lancet, remaja AS perlu segera mengurangi minuman bersoda dan junk food yang berisiko mengganggu kesehatan. “Kami menemukan selalu ada minuman ringan di setiap hidangan tambahan, dan risiko kegemukan meningkat kira-kira 50 persen,” kata Ludwig.

8. Kurangi menonton televisi
“Kegemukan pada anak-anak diakibatkan oleh banyak faktor. Tidak ditekankan hanya pada satu faktor, yaitu minuman ringan dan masalah gizi, melainkan juga kebiasaan seperti menonton televisi,”ungkap Ludwig. Membanjirnya acara di televisi, termasuk film-film kartun dan telenovela, membuat anak-anak dan ibu rumah tangga semakin lama duduk di depan televisi sambil ngemil. Keadaan demikian mendorong tubuh kurang gerak dan mudah menjadi gemuk. Dari 4.771 wanita yang diteliti di Singapura, mereka yang menonton televisi tiga sampai empat jam sehari berpeluang dua kali lipat menjadi gemuk dibanding kelompok yang jarang menonton televisi.





PENYEBAB OBESITAS

27 05 2009

Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. Penyebab terjadinya ketidakseimbangan antara asupan dan pembakaran kalori ini masih belum jelas.

Terjadinya obesitas melibatkan beberapa faktor:

  • Faktor genetik. Obesitas cenderung diturunkan, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. Tetapi anggota keluarga tidak hanya berbagi gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup, yang bisa mendorong terjadinya obesitas. Seringkali sulit untuk memisahkan faktor gaya hidup dengan faktor genetik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata faktor genetik memberikan pengaruh sebesar 33% terhadap berat badan seseorang.
  • Faktor lingkungan. Gen merupakan faktor yang penting dalam berbagai kasus obesitas, tetapi lingkungan seseorang juga memegang peranan yang cukup berarti. Lingkungan ini termasuk perilaku/pola gaya hidup (misalnya apa yang dimakan dan berapa kali seseorang makan serta bagaimana aktivitasnya). Seseorang tentu saja tidak dapat mengubah pola genetiknya, tetapi dia dapat mengubah pola makan dan aktivitasnya.
  • Faktor psikis. Apa yang ada di dalam pikiran seseorang bisa mempengaruhi kebiasaan makannya. Banyak orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan.

Salah satu bentuk gangguan emosi adalah persepsi diri yang negatif. Gangguan ini merupakan masalah yang serius pada banyak wanita muda yang menderita obesitas, dan bisa menimbulkan kesadaran yang berlebihan tentang kegemukannya serta rasa tidak nyaman dalam pergaulan sosial.

Ada dua pola makan abnormal yang bisa menjadi penyebab obesitas yaitu makan dalam jumlah sangat banyak (binge) dan makan di malam hari (sindroma makan pada malam hari). Kedua pola makan ini biasanya dipicu oleh stres dan kekecewaan. Binge mirip dengan bulimia nervosa, dimana seseorang makan dalam jumlah sangat banyak, bedanya pada binge hal ini tidak diikuti dengan memuntahkan kembali apa yang telah dimakan. Sebagai akibatnya kalori yang dikonsumsi sangat banyak. Pada sindroma makan pada malam hari, adalah berkurangnya nafsu makan di pagi hari dan diikuti dengan makan yang berlebihan, agitasi dan insomnia pada malam hari.

  • Faktor kesehatan. Beberapa penyakit bisa menyebabkan obesitas, diantaranya:
    • Hipotiroidisme
    • Sindroma Cushing
    • Sindroma Prader-Willi
    • Beberapa kelainan saraf yang bisa menyebabkan seseorang banyak makan.
  • Obat-obatan. Obat-obat tertentu  bisa menyebabkan penambahan berat badan.
  • Faktor perkembangan. Penambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak (atau keduanya) menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh. Penderita obesitas, terutama yang menjadi gemuk pada masa kanak-kanak, bisa memiliki sel lemak sampai 5 kali lebih banyak dibandingkan dengan orang yang berat badannya normal. Jumlah sel-sel lemak tidak dapat dikurangi, karena itu penurunan berat badan hanya dapat dilakukan dengan cara mengurangi jumlah lemak di dalam setiap sel.
  • Aktivitas fisik. Kurangnya aktivitas fisik kemungkinan merupakan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka kejadian obesitas di tengah masyarakat yang makmur. Orang-orang yang tidak aktif memerlukan lebih sedikit kalori. Seseorang yang cenderung mengkonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang, akan mengalami obesitas




Tubuh Ideal…Why Not ??

5 03 2009

Pada awal saya mulai bekerja, berat badan saya tidak terkontrol karena banyak mengkonsumsi makanan junk food & fast food ditambah lagi dengan kurangnya saya berolahraga akibat kesibukan di dunia kerja….akhirnya berat badan saya melambung dengan sangat cepat, bahkan banyak teman yang tidak menyangka dengan perkembangan berat badan saya….semula celana jeans yang saya kenakan di ukuran 28, tapi akibat melambungnya berat badan saya maka meningkat menjadi ukuran 32 cm dengan berat badan 68 kg ( selama kurang lebih 2 tahun saya menjalani proses diet yang menyiksa ). mulai dari konsumsi bermacam obat kurus ( yang jumlahnya sudah tidak tentu banyaknya ), sampai ke herbal yang katanya alami tapi membuat perut saya melilit sekali, hingga obat pencahar yang saya konsumsi tiap malam yang mana saya pikir dapat mengurangi lemak dari makanan yang saya makan pada malam hari tersebut. Saya juga pernah mencoba terapi akupuntur yang mana selama 2 hari berturut – turut hanya mengkonsumsi buah dan air putih saja ( akhirnya hari ketiga saya tidak tahan lagi lalu menyantap makanan dengan rakusnya ).

Sejak saat itu saya mencoba untuk berhenti berdiet & pasrah saja, tapi perasaan itu juga menyiksa dimana baju – baju kesayangan saya sudah tidak muat saya kenakan lagi..sampai akhirnya ditahun 2007 tepatnya bulan desember saya berjalan – jalan di sebuah pusat perbelanjaan di daerah Thamrin dan mendapatkan produk JAVASLIM CAPSULE & TEA ini, saya pun berniat mencobanya, kali ini saya mengikuti pola dan cara yang diberikan oleh customer servicenya, memang awalnya berat, tapi niat saya sudah bulat (begitu pikir saya).

Ternyata mengkonsumsi paket JAVASLIM ini tidak sesulit yang saya bayangkan, karena setelah mengkonsumsi saya tidak harus merasakan melilit di usus saya, serta saya tidak merasakan menggiggil karena harus menahan rasa lapar saya, yang ada rasa lapar saya tersugesti dengan perasaan kenyang sehingga membuat saya tidak nafsu makan, namun saya tidak lemas sama sekali.

program ini saya teruskan sampai selama 8 bulan konsumsi hingga saya mendapatkan berat ideal saya yaitu diangka 48 kg, dan pada September 2008 saya mendapatkan berat saya di angka 58 kg ( yang artinya sudah susut 10 kg dari berat awal saya. saat tulisan ini diturunkan berat saya di angka 49 kg yang berarti sudah mendekati ideal untuk saya yang memiliki tinggi badan 152 cm. Semua itu berkat paket pelangsing JAVASLIM TEA & CAPSULE

Sekarang saya tinggal melanjutkan program ini dengan meneruskan konsumsi dan menjaga pola makan saya supaya tidak melambung lagi seperti dulu.

THANK TO JAVASLIM TEA & CAPSULE…..

Seperti diceritakan Ibu Anita kepada customer service Javaslim

 

info: www.everydayslim.com; www.javaslimtea.com





OBESITAS

4 03 2009

Mengapa seseorang bisa gemuk? Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor yang menyebabkan seseorang menjadi gemuk diantaranya sebagai berikut.

 

 

Faktor makan yang melebihi kebutuhan tubuh

Pertama bisa disebabkan oleh kebiasaan makan yang berlebih, lalu bisa juga disebabkan cara memilih makanan yang salah. Bisa juga sebab menggoreng dan memasak dengan santan. Lalu, kebiasaan ngemil, melupakan makan pagi, frekwensi makan yang tidak teratur dan selalu menghindari nasi.

 

Kurang menggunakan energi.

Pekerjaan yang dilakukan sehari-hari dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang. Gaya hidup yang kurang menggunakan aktifitas fisik akan berpengaruh terhadap kondisi tubuh seseorang. Aktifitas fisik tersebut diperlukan untuk membakar kalori dalam tubuh. Bila pemasukan kalori berlebihan dan tidak diimbangi dengan aktifitas fisik maka seseorang akan menjadi gemuk.

 

Faktor keturunan.

Faktor keturunan dapat mempengaruhi terjadinya kegemukan. Pengaruhnya sendiri sebenarnya belum jelas, tetapi memang ada bukti yang mendukung fakta bahwa keturunan merupakan faktor penguat terjadinya kegemukan. Dari hasil penelitian gizi di Amerika Serikat, dilaporkan bahwa anak-anak dari orang tua normal mempunyai 10% peluang menjadi gemuk. Peluang itu akan bertambah menjadi 40-50% bila salah satu orang tua menderita obesitas, dan akan meningkat menjadi 70-80% bila kedua orang tua menderita obesitas. Oleh karena itu, bayi yang lahir dari orang tua yang obesitas akan mempunyai kecenderungan menjadi gemuk. Gemuk di saat bayi atau anak-anak mempunyai kemungkinan sulit menjadi kurus pada waktu dewasa, disebabkan pada anak-anak sudah membentuk sel yang jumlah nya lebih dari normal.

 

Faktor hormonal

Pada perempuan yang sedang mengalami menopause dapat terjadi penurunan fungsi hormon thyroid. Kemampuan untuk menggunakan energi akan berkurang dengan menurunnya fungsi hormon ini. Hal tersebut terlihat dengan menurunnya metabolisme tubuh sehingga menyebabkan kegemukan.

 

Faktor kecepatan metabolisme basal yang rendah

Hal ini disebabkan energi yang dikonsumsi lebih lambat untuk dipecah menjadi glikogen sehingga akan lebih banyak lemak yang disimpan di dalam tubuh. Penderita obesitas yang mempunyai metabolisme basal yang rendah, apabila tidak melakukan olah raga dan diet yang benar mempunyai kecenderungan bertambah gemuk, karena semakin membesarnya otot akan menyebabkannya mudah lapar.

 

Resiko-Resiko yang Mengintai Orang Gemuk

Penyakit-penyakit yang sering menyertai kegemukan antara lain yaitu penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes mellitus, kanker, penyakit batu empedu, stroke, osteoarthritis dan gout.

 

info: www.javaslimtea.com; www.everydayslim.com








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.